September Ceria

Posted: 11/09/2011 in Home

Alhamdulillah yah udah masuk bulan September, sebelum nya saya ngucapin Minal Aidin Walfaidzin mohon maaf lahir bathin, walaupun Idul Fitri sudah berlalu semoga permohonan maaf yang sedikit telat ini tetap bisa diterima.

Yah,,, September Ceria dan persis lagunya Mbak Vina Panduwinatajudulnya September Ceria :D dan persis seperti keadaan hatiku saat ini dan begitu juga harapan saya hati semua blogger. Ceria yah Ceria !!!

Yah boleh dibilang saya sekarang masuk dalam kategori penulis yang sudah jarang update terlepas dari berbagai alasan yang saya punya, tapi jujur saya bilang kalau saya selalu rindu menulis walau terkadang isi dari tulisan saya amat sangat tidak penting dan terkadang kurang menarik untuk dibaca. Saya sekarang lebih mencoba untuk menikmati cerita hidup yang tengah saya jalani baik itu suka maupun duka yang diisi dengan tangis lalu tertawa semua saya syukuru dan saya jalani. Tetap keep fighting kalau saya bilang nya seperti saya menikmati lagu – lagu favorite saya.

Mencoba mensyukuri apa yang sudah diberikan oleh Allah SWT bukan kah itu adalah bagian yang paling indah.

Agustus 2011

Posted: 01/08/2011 in Home

Semakin berasa ga produktif aja deh belakangan ini, tapi yah mau gimana lagi ada beberapa hal yang memang benar- benar menyita untuk menjadi tidak produktif.

Anyway, bulan Agustus ini kita bertemu dengan bulan suci ramadhan yang penuh berkah lanjut ke dirgahayu Republik Indonesia yang ke 66.  Dan ga kerasa juga hari ini udah memasuki puasa cepat sekali yah. Selamat juga buat semua yan g telah mendapatkan THR semoga adil dan bermanfaat.

Semoga bulan suci ini bisa kita manfaatkan sebaik mungkin.

Juli 2011

Posted: 01/07/2011 in Home

Ini tulisanku yang paling indah menurutku, cekidot!

 

Selamat Datang Bulan Juli 2011  ,,,

Cara Berhenti Merokok Part-2

Posted: 07/06/2010 in Other
Tag:

Berjumpa lagi dengan tulisan saya, pada bagian  kedua ini akan saya ceritakan cara-cara saya berhenti merokok. Tetapi mohon maaf jika setelah anda ikuti atau anda terapkan kepada orang yang kecanduan merokok ternyata tidak berhasil. Untuk bagian pertama bisa anda baca disini

Saya bukanlah orang pertama yang berhasil berhenti merokok. Alangkah indahnya jika anda adalah salah satu yang berhasil itu dan mau berbagi kisah kepada semua penyebab dan cara anda berhenti merokok.

Tahukah anda saya berhenti merokok bukan sekali niat langsung berhenti. Saya mengalami beberapa hambatan sehingga saya sendiri lupa berapa kali saya mencoba untuk berhenti dan akhirnya gagal (sampai saat ada orang yang mengatakan saya orang munafik). Tetapi syukur ketika saya membuat tulisan ini saya sudah behenti total dan semoga Tuhan membantu saya untuk tidak merindukan rokok lagi.

Berikut cara saya berhenti merokok:
1. Niat dan kesempatan. Tentu setiap sesuatu hal yang akan kita lakukan karena adanya niat dan kesempatan. Disaat saya sendiri atau disaat saya istirahat saya selalu membuang rasa untuk menghisap rokok, karena pada saat inilah keinginan itu besar sekali. Mungkin rasanya mirip ketika kita rindu kepada seseorang yang kita sayangi (rindu setengah mati, rasanya gimana gitu!…). Kesempatan inilah saya gunakan untuk melawan kecanduan saya, hingga kepala terasa sakit dan pada akhirnya saya tertidur.

Ingatlah disaat anda berniat untuk berhenti merokok disaat itu pula godaan akan datang!

2. Kurangi jumlah rokok yang dihisap. Cara ini pernah saya lakukan tetapi tidak berhasil untuk berhenti merokok tetapi mampu mengurangi saja. Setiap saya membeli rokok hanya membeli beberapa batang rokok saja, awalnya memang terasa sulit tetapi akhirnya saya mampu mengurangi kwantitas rokok yang saya hisap per hari. Mudah-mudahan cara ini berhasil anda lakukan jika anda seorang perokok berat.

3. Membaca artikel bahaya merokok. Setelah saya mengurangi jumlah rokok yang saya hisap. Saya sibuk mencari artikel tentang bahaya merokok. Mungkin anda tidak ada waktu untuk mencarinya, dan mungkin tidak ada niat sama sekali. Jadi, bagi anda yang bukan perokok yang mencarinya untuk membantu mereka yang ingin berhenti merokok.

4. Mencari tempat bebas asap rokok. Cara keempat ini adalah keberuntungan bagi saya karena banyak tempat bagi saya untuk menghindari orang-orang yang merokok. Salah satunya adalah dirumah.

5. Menjadi orang super sibuk. Karena ini adalah cara saya, jadi terpaksa ditulis disini. Ketika proses penghentian merokok saya benar-benar jadi orang yang sangat sibuk sehingga saya jadi lupa dengan kegiatan merokok saya. Salah satunya adalah dengan membuat kegiatan baru, saya paksakan untuk belajar memrogram menggunakan bahasa VB6 (Visual Basic 6, mudah-mudahan anda tahu program ini). Saya sendiri tertawa geli kalau ingat hal ini, orang bodoh mau belajar mrogram :D . Setiap ada uang saya selalu ke Warnet untuk mencari referensi dan tutorial tentang VB6 dan warnet yang saya pilih yang ada AC-nya (yang tentu bebas asap rokok), kemudian saya lanjutkan dirumah untuk kegiatan codingnya. Saya tidak menyangka sama sekali ternyata saya bisa dan hasilnya ada disini. Disaat mrogram kepala memang terasa semakin pusing, tetapi tetap saya lanjutkan hingga saya lelah dan akhirnya saya tertidur. Cara ini bisa mengurangi saja.

6. Konsumsi buah-buahan. Salah satu buah yang banyak saya konsumsi adalah pisang (manfaat pisang saya baca dari salah satu artikel), buah ini ternyata mampu menghilangkan rasa pusing disaat saya kecanduan. Biasanya kepala saya pusing kalau sehari belum menghisap rokok (pusing diakibatkan karena otak kekurangan oksigen dan fungsi paru-paru untuk mengikat oksigen terganggu karena asap rokok). Cara ini saya lakukan hanya beberapa bulan, dan rokok yang saya hisap hanya 3 batang rokok perhari (malu kalau beli cuma 1 batang rokok). Dan karena cara ini saya dikatakan orang pemilik warung saya rakus makan pisang.

7. Perbanyak minum kopi. Cara ini tidak saya sarankan untuk perokok yang menderita penyakit jantung, karena cukup berbahaya. Kandungan kafein pada kopi ternyata bisa juga menghilangkan keinginan untuk merokok pada diri saya. Disaat kepala saya pusing karena kekurangan nikotin saya perbanyak minum kopi (dan akhirnya gigi saya kuning, tetapi ga papa yang penting pusing saya hilang) =)).

8. Terapi obat nyamuk bakar. Hahaha… Maaf ya saya ga becanda. Ini adalah cara saya, berhasil atau tidak untuk pecandu rokok yang lain saya tidak tahu. Tetapi inilah yang saya lakukan, dengan sedikit logika akhirnya saya berhasil. Tahukah anda jika seorang perokok sangat menyukai yang namanya asap (ya jelas yang dihisap kan asep). Jadi, sebagai pengganti asap rokok maka saya menggunakan asap obat nyamuk bakar (saya ga bisa sebutkan merk-nya bisa anda coba atu2). O y, kebetulan juga dirumah saya memang banyak nyamuk. :D

9. Nasehat untuk diri sendiri. Saya mencari nasehat untuk diri sendiri saya dapatkan pada Kitab suci Al Qur’an (saya seorang muslim), untuk anda yang bukan muslim mungkin dapat anda ambil manfaat dari cerita saya ini. Intinya dari firman Allah SWT tersebut adalah Allah sangat membenci orang yang merugikan dirinya sendiri dan termasuk dosa. Setelah saya fikir rokok adalah salah satunya karena tidak ada manfaatnya sama sekali untuk diri saya. Hanya menguntungkan untuk orang yang memproduksi dan menjualnya saja. Cara ini juga salah satu cara untuk menghilangkan stress, masalah dalam hidup kita. Jika ada masalah maka nasehatilah diri anda sendiri.

10. Meminta dukungan keluarga dan orang lain. Cara ini tepatnya dilakukan oleh orang yang bukan perokok. Jika ada keluarga anda, teman atau orang lain yang ingin berhenti merokok maka dukunglah dia dan jika dia berhasil maka berikanlah pujian atau hadiah kepadanya. Tahukah anda sebenarnya saya tidak meminta dukungan secara langsung tetapi dengan sedikit penyampain dengan cara khusus yang tidak bisa saya ceritakan disini.

11. Menghitung jumlah rokok yang pernah saya beli. Memang sulit untuk mengingat berapa uang yang saya habiskan untuk membeli rokok tetapi kira-kira jumlahnya sudah bisa membeli beberapa unit Personal Computer keluaran terbaru.

Demikianlah sedikit cara dari saya semoga bisa membantu bagi anda atau keluarga dan teman anda yang ingin berhenti merokok.

Semoga berhasil!…

Cara Berhenti Merokok Part-1

Posted: 03/06/2010 in Other

Tulisan ini dibuat berdasarkan pengalaman dari seorang mantan perokok berat. Dengan menempuh begitu banyak cobaan dan rintangan akhirnya dia berhasil menghentikan kebiasaannya itu. Dari kisah nyata ini mungkin dapat menjadi sesuatu yang baik buat kita semua.

Awalnya saya takut untuk membuat tulisan ini, karena beberapa pertimbangan akhirnya saya beranikan diri untuk mempostingnya. Memang terasa berat dan sulit untuk menghentikan kebiasaan (lebih tepat saya katakan sebagai hobi) merokok khususnya yang terbanyak dilakukan oleh kaum pria (kaum wanita lebih sedikit).

Awal Kisah
Kisah ini adalah pengalaman saya sendiri, dulu saya adalah seorang perokok berat. Saya mampu menghabiskan 2-3 bungkus (satu bungkus 12-16 batang rokok) dalam satu hari, jika saya lagi punya uang. Tetapi tidak setiap hari karena saya bukanlah orang yang banyak uang. Saya mendapatkan uang untuk membeli rokok dengan susah payah dengan memeras otak saya. Pekerjaan saya dulu adalah servis elektronik (tidak saya tekuni lagi karena beberapa hal).

Perkenalan pertama saya pada rokok ketika usia saya ±12 tahun (kelas 6 SD). Saya diperkenalkan kepada rokok oleh teman saya (ditraktir), hingga berlanjut sampai usia saya ±14 tahun (kelas 2 SMP, ditraktir juga). Setelah itu saya berhenti merokok karena mungkin teman saya tidak ada yang merokok serta tidak ada yang mentraktir saya. Sampai usia saya ±17 tahun, dan tepatnya dikelas 2 SMA saya kembali lagi menghisap rokok karena mungkin teman akrab (yang laki-laki) saya semuanya merokok. Dengan alasan ikut-ikutan ini akhirnya saya menjadi perokok aktif yang benar-benar ketergantungan (addicted). Kepala terasa pusing kalau satu hari tidak menghisap rokok (ngisep asap rokok orang laen aja rasanya udah enjoy banget dah :P ).

Penyebab Saya Berhenti Merokok?
Sebagian besar dari kita sudah sama-sama tahu kalau merokok sangat merusak kesehatan dan ekonomi kita. Bukan hanya perokok aktif yang terganggu kesehatannya tetapi orang-orang disekitarnya (perokok pasif) juga terganggu kesehatannya. Setelah saya membaca artikel-artikel tentang rokok (dari berbagai sumber) ternyata kandungan zat racun yang terdapat pada rokok bukan hanya NIKOTIN dan TAR saja seperti yang tertulis pada bungkus rokoknya. Tetapi terdapat banyak sekali zat racun yang terkandung didalamnya (tidak dapat saya tuliskan disini).

Saya pernah melakukan uji coba dengan cara saya sendiri, dengan merendam beberapa batang rokok kedalam air ±1 gelas. Direndam selama ±1 minggu, kemudian air dari hasil rendaman itu saya siram ketanaman hias yang ditanam dalam pot, dan tanaman itu tetap rutin disiram seperti biasa. Dari uji coba tersebut hasilnya adalah tanaman hias itu tewas dalam beberapa bulan (saya jadi merinding). Lantas bagaimana dengan asap rokok yang mengalir dalam darah?

Berikut adalah penyebab saya berhenti merokok:
1. Ikut-ikutan nenek saya. Perlu anda tahu kalau saya jadi perokok karena lingkungan keluarga saya juga. Sebagian besar dari keluarga saya adalah perokok berat. Jadi, nenek saya adalah inspirasi saya untuk berhenti merokok. Nenek mulai menghentikan hobinya pada saat beliau terkena penyakit darah tinggi (hypertensi). Pada saat emosi meningkat nenek sering pingsan, dan akhirnya beliau nekat untuk menghentikan hobinya itu. Dan dengan mudah nenekku berhasil berhenti merokok. Menurutku nenek berhasil karena usianya dan resiko yang telah diterimanya yaitu penyakit darah tinggi yang dideritanya.

2. Masalah keuangan. Sebelum saya bisa mendapatkan uang dari jerih payah saya sendiri, saya tidak menyadari kalau uang sangatlah sulit didapatkan. Tepatnya ketika saya masih sekolah, tidak terasa rokok yang saya hisap adalah uang orang tua. Setelah saya saya tamat sekolah (saya tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi karena masalah ekonomi), barulah saya merasakan sendiri sulitnya mendapat uang untuk membeli rokok. Mungkin bagi orang yang mendapatkan penghasilan yang cukup, keuangan bukanlah hal yang penghalang untuk membeli sebungkus rokok. Tetapi bagi saya perlu berfikir dua sampai tiga kali hingga akhirnya saya putuskan untuk membeli rokok. Tentu pertimbangan itu karena kepala saya terasa pusing dan darah saya sudah kekurangan nikotin.

3. Dukungan dari keluarga. Saya tidak bisa bicara banyak pada point ketiga ini karena semua orang pasti ingin hidup sehat dan tanpa asap rokok dirumahnya.

4. Saya dikatakan orang munafik. Ada beberapa teman saya yang mengatakan kalau saya adalah orang munafik, karena saya pernah berkata untuk berhenti merokok tetapi kata-kata itu tidak saya tepati. Hal inilah yang menjadi pendorong utama saya. Untuk berhenti merokok memang tidaklah mudah dan ini dialami oleh banyak orang (bukan saya saja). Teman-teman saya (di Kelurahan tempat saya tinggal) tidak mengerti dan tidak mendukung saya untuk berhenti merokok, mungkin bagi mereka “tidak merokok tidak laki”. Akhirnya saya ambil jalan untuk menghindari mereka, karena jika saya terus didekat mereka dan terus meghisap asap rokok mereka sama saja saya jadi perokok pasif. Kita harus tegas terhadap hal yang dapat merugian diri kita. Jadi, inilah penyebab terakhir saya berhenti merokok. Penyebab yang lain tidak dapat saya sebutkan disini cukup saya dan Tuhan saja yang tahu.

Cara Saya Berhenti Merokok
Untuk cara saya berhenti merokok dapat anda baca pada posting saya selanjutnya.
(Insya Allah jika ada umur akan saya posting)